Terapi Lumba-lumba Bali adalah untuk perseorangan dan keluarga mereka.
Proyek Penelitian Terapi Lumba-lumba Bali akan bekerja dengan banyak
cacat termasuk:
- Penundaan Perkembangan/Apraxia
- Penundaan Berbicara dan Berbahasa
- Komunikasi yang tidak teratur
- Kecacatan belajar
- Ketidakteraturan perhatian
- Ketidakteraturan Genetis
- Kerusakan pendengaran
- Sindrom bawah
- Kelumpuhan Otak
- Autisme
- Angelman dan Sindrom Rett |
 |
Ini adalah indikasi-indikasi utama untuk anak-anak – tetapi secara umum dapat kita katakan ketidakteraturan apapun atau penyakit apapun bisa mendapatkan keuntungan dari Terapi Lumba-lumba Bali.
Penyakit artinya kita tidak dalam keringanan, jadi Lumba-lumba adalah penolong kita untuk meringankan atau untuk tidak dalam ketidakteraturan tetapi dalam keteraturan.
Diagnosa dari para peserta Terapi Lumba-lumba |
ADHD (Attention Deficit Hyperacivity Disorder)
Agenesis of corpus Callosum
Angelman Syndrome
Anoxia
Aphasia
Autism
Ketidakteraturan Perilaku
Kelumpuhan Otak
Ketidakteraturan Kromosom
Congenital Microcephaly
Ketertekanan
Sindrom Bawah
Dysarthria
Dyslexia
Encephalitis
Epilepsi
Friedrich Ataxia
Gilles de la Tourette Syndrome
Incontinentia Pigmenti
|
Landau-Kleffner Syndrome
Keterlambatan Mental
Mucoploysaccharidoses
Optic Athropy
Otahara Syndrom
Paraplegia
Progressive myoklonic Epilepsy
Qudriplegia
Radioulnar Synostosis
Rett Syndrome
Ring Chromosom 22
Schizencephaly
Williams Syndrome
Wolf-Hirschhorn Syndrome |
Terapi Lumba-lumba juga melawan ketertekanan
Berenang bersama Lumba-lumba nampak membantu mengurangi ketertekanan tingkat rendah dan menengah, telah ditemukan para peneliti.
Untuk segala informasi profesional dan pertanyaan-pertanyaan lebih lanjut silahkan HUBUNGI KAMI !